Jumat, 11 Februari 2011

****{ _DIA_ }****

bibir-NYA sempat singgah di dahiku tadi malam

sinar matanya trus menelusup lewati bulu mata

tandus, lalu merasuk ke pembuluh syaraf

memukul gendang otak yang tak lagi normal

berfungsi


madu bibir-NYA ter-alir ke mulutku

setelah membasahi bibirku

yang biru sebab lumatan-NYA tak ter-jedakan

membuat aku berceracau tak karuan


jemari dari telapak tangan-NYA yang lembut

menyusuri petakan wajah, meraba apapun

dariku lalu turun ke dada

dan kemanapun dengan liar dan nakal-NYA


DIA tiupkan nafas kasturi-NYA

merobek kulit dadaku, membeset daging

mematah-matahkan rusuk

menyusupkan angin-NYA pelan

meng-anasirkan ke dalam jantung

masih dalam segarnya malam


DIA telanjangi aku

mencumbuku

aku rasakan belain-NYA

aku mati rasa dalam gelinjang syahwatku


DIA teramat sempurna memberi cumbuan

di tiap malam-malam sunyiku

hingga DIA kan terlelap ketika pagi

DIA terlelap dalam damai hatiku



10-11 februari 2011

Tidak ada komentar: